Global Fashion Halal Standard (GFHS) menghadiri Persis Halal Forum, sebuah forum yang membahas strategi pengembangan potensi industri halal menjadi kekuatan ekonomi global. Melalui talkshow bertajuk “Dari Potensi Menuju Kekuatan Ekonomi Global: Strategi Membangun Ekosistem Halal dan Kedaulatan Ekonomi Rakyat,” forum ini menjadi ruang diskusi mengenai peluang, tantangan, dan strategi memperkuat ekosistem halal di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, termasuk Ketua Umum Persatuan Islam (PERSIS), Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Wali Kota Bandung, akademisi, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan ekosistem halal. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi halal nasional.

Membangun Ekosistem Halal yang Terintegrasi

Pengembangan industri halal tidak hanya bergantung pada sertifikasi produk, tetapi juga membutuhkan ekosistem yang terintegrasi, mulai dari bahan baku, proses produksi, rantai pasok, hingga distribusi dan pemasaran. Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat kepercayaan pasar, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas akses industri Indonesia ke pasar internasional.

Dalam konteks tersebut, penguatan ekosistem halal juga membuka peluang bagi sektor industri yang selama ini belum sepenuhnya menjadi perhatian utama, termasuk industri tekstil dan fesyen. Penerapan prinsip halal pada sektor ini memerlukan perhatian terhadap asal-usul bahan, penggunaan bahan kimia, proses produksi, ketertelusuran, serta pengendalian kontaminasi sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Komitmen GFHS dalam Pengembangan Halal Tekstil dan Fesyen

Partisipasi GFHS dalam Persis Halal Forum sejalan dengan komitmen organisasi untuk mendukung pengembangan ekosistem halal, khususnya di sektor tekstil dan fesyen.

GFHS berperan dalam mendorong standardisasi, edukasi, pengembangan industri, serta pendampingan perusahaan dalam mempersiapkan pemenuhan persyaratan halal.

Melalui pendekatan kolaboratif, GFHS mendorong peningkatan pemahaman industri mengenai pentingnya transparansi bahan baku, ketertelusuran rantai pasok, dan pengendalian proses produksi. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu industri tekstil dan fesyen Indonesia mengembangkan praktik yang lebih terstruktur serta meningkatkan kesiapan menghadapi kebutuhan pasar yang semakin memperhatikan aspek halal.

Kolaborasi untuk Daya Saing Global

Persis Halal Forum menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa industri halal memiliki potensi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Potensi tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan, penguatan kapasitas industri, serta pengembangan standar dan praktik yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Bagi GFHS, keterlibatan dalam forum ini merupakan bagian dari upaya membangun hubungan dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem halal. Dengan dukungan pemerintah, akademisi, organisasi masyarakat, dan pelaku industri, pengembangan industri halal diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

GFHS percaya bahwa ekosistem halal yang kuat dibangun melalui kolaborasi, transparansi, dan komitmen bersama untuk menciptakan industri yang berdaya saing, berkelanjutan, dan siap menghadapi pasar global.

Global Fashion Halal Standard (GFHS) attended the Persis Halal Forum, a forum that discusses strategies for developing the potential of the halal industry to become a global economic force. Through a talk show entitled "From Potential to Global Economic Strength: Strategies for Building a Halal Ecosystem and People's Economic Sovereignty," this forum became a space for discussion regarding opportunities, challenges and strategies for strengthening the halal ecosystem in Indonesia.

This activity was attended by a number of figures and stakeholders, including the General Chair of the Islamic Association (PERSIS), the Head of the Halal Product Guarantee Organizing Agency (BPJPH), the Mayor of Bandung, academics, as well as various parties involved in developing the halal ecosystem. The presence of these various elements reflects the importance of collaboration between government, community organizations, universities and industry players in encouraging national halal economic growth.

Building an Integrated Halal Ecosystem

The development of the halal industry does not only depend on product certification, but also requires an integrated ecosystem, starting from raw materials, production processes, supply chains, to distribution and marketing. Synergy between stakeholders is needed to strengthen market trust, increase product competitiveness, and expand Indonesian industry's access to international markets.

In this context, strengthening the halal ecosystem also opens up opportunities for industrial sectors that have not yet received major attention, including the textile and fashion industries. The application of halal principles in this sector requires attention to the origin of materials, use of chemicals, production processes, traceability and contamination control in accordance with applicable requirements.

GFHS Commitment in the Development of Halal Textiles and Fashion

GFHS' participation in the Persis Halal Forum is in line with the organization's commitment to supporting the development of the halal ecosystem, especially in the textile and fashion sectors.

GFHS plays a role in encouraging standardization, education, industrial development, and assisting companies in preparing to fulfill halal requirements.

Through a collaborative approach, GFHS encourages increased industry understanding of the importance of raw material transparency, supply chain traceability and production process control. It is hoped that these efforts can help the Indonesian textile and fashion industry develop more structured practices and increase readiness to face market needs that increasingly pay attention to halal aspects.

Collaboration for Global Competitiveness

The Persis Halal Forum is a momentum to strengthen awareness that the halal industry has strategic potential in supporting national economic growth and increasing Indonesia's competitiveness in the global market. This potential can be realized through sustainable collaboration, strengthening industrial capacity, and developing standards and practices that are relevant to market needs.

For GFHS, involvement in this forum is part of efforts to build relationships and expand collaboration with various stakeholders in the halal ecosystem. With the support of the government, academics, community organizations and industry players, it is hoped that the development of the halal industry will not only increase the added value of national products, but also open up wider economic opportunities for society.

GFHS believes that a strong halal ecosystem is built through collaboration, transparency and shared commitment to create an industry that is competitive, sustainable and ready to face the global market.